Cara manusia bertuhan itu berbeda-beda, ada yang bertuhan dengan menerima segala kepastian yang menimpa diri dan sekitarnya serta yakin berasal dari tuhan, ada juga yang menaati segenap ketetapan, aturan, hukum dll yang diyakini berasal dari tuhan. Bahkan ada manusia yang hanya bertuhan saja dan ada juga yang beragama saja, yang dimaksud
Sedangkan menurut perspektif Al-Quran hakekat manusia yaitu yang mampu mewujudkan jati dirinya sebagai insan kamil dengan menyadari dirinya untuk selalu berperan menjadi hamba Allah dan mengabdi
Hanya saja, untuk konsep tentang “asal-muasal” dosa, yaitu mendapatkan pengampunan dari Tuhan, bahwa dosa tidak hanya disebabkan oleh manusia-manusia yang berdosa itu haruslah tindakan-tindakan subjektif manusia,baik tobat, memohon ampun kepada Tuhan, dan dalam kerangka hubungannya dengan JURNAL USHULUDDIN Vol. XVI No. 2, Juli 2010 221
SABDAweb Kej 3:22. Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, r tahu tentang yang baik dan yang jahat 1 ; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan s itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya." TB+TSK (1974) ©.
3. Ibrani 9:27. “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi.”. 4. Pengkhotbah 7:1. “Nama yang harum lebih baik daripada minyak yang mahal, dan hari kematian lebih baik daripada hari kelahiran.”. 5. Yohanes 11:25-26.
Manusia Sebagai Mahluk Sosial. "Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat." Ada seseorang yang saya kenal dekat yang baru saja menyadari nikmatnya punya sahabat-sahabat baru
kadang manusia hanya bisa berencana, tapi tuhan lah yang menentukan akan seperti apa dan bagaimana☺️ yang terpenting kita sebagai manusia harus
Tuhan menciptakan alam semesta lengkap dengan hukum-hukumnya, secara mutlak dikuasai Tuhan. Manusia sebagai makhluk tidak mampu menguasai alam ini, karana manusia itu lemah. Manusia hanya dapat berusaha/berencana tetapi Tuhan yang menentukan . Aliran naturalisme berintikan spekulasi, mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak ada Tuhan. Lalu mana
RXyAo.